Join Satria2's empire

Kamis, 07 Juni 2012

MAKALAH TENTANG PORNOGRAFI


Definisi pornografi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah: penggambaran tingkah laku secara erotis dengan lukisan atau tulisan untuk membangkitkan nafsu berahi; bahan bacaan yang dengan sengaja dan semata-mata dirancang untuk membangkitkan nafsu berahi dalam seks. 

Pornografi dan pornoaksi dalam rancangan undang - undang  antipornografi dan pornoaksi didefinisikan sebagai "substansi dalam media atau alat komunikasi yang dibuat untuk menyampaikan gagasan - gagasan yang mengeksploitasi seksual, kecabulan, dan/atau erotika" sementara pornoaksi adalah "perbuatan mengeksploitasi seksual, kecabulan, dan/atau erotika di muka umum".

Pada RUU Pornografi, defisini pornografi disebutkan dalam pasal 1: "Pornografi adalah materi seksualitas yang dibuat oleh manusia dalam bentuk gambar, sketsa, ilustrasi, foto, tulisan, suara, bunyi, gambar bergerak, animasi, kartun, syair, percakapan, gerak tubuh, atau bentuk pesan komunikasi lain melalui berbagai bentuk media komunikasi dan/atau pertunjukan di muka umum, yang dapat membangkitkan hasrat seksual dan/atau melanggar nilai-nilai kesusilaan dalam masyarakat."

Jika dilihat dari sudut pandang agama, pornografi sangat bertentangan dengan ajaran agama, dan keberadaannya sangat diharamkan. Karena dinilai sebagai hal yang dapat merusak moral manusia. Didalamnya mengandung nilai - nilai asusila. Yang dapat mengganggu kehidupan para pemeluk agama. Tidak hanya dalam hubungan ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa, tetapi juga dalam menjalin hubungan terhadap sesama. 

 Jika dilihat dari sudut pandang etika atau moral, pornografi akan merusak tatanan norma-norma dalam masyarakat, merusak keserasian hidup dan keluarga dan masyarakat pada umumnya dan merusak nilai-nilai luhur dalam kehidupan manusia seperti nilai kasih, kesetiaan, cinta, keadilan, dan kejujuran. Nilai-nilai tersebut sangat dibutuhkan masyarakat sehingga tercipta dan terjamin hubungan yang sehat dalam masyarakat. Masyarakat yang sakit dalam nilai-nilai dan norma-norma, akan mengalami kemerosotan kultural dan akhirnya akan runtuh.

 Jika dilihat dari sudut pandang segi budaya bangsa Indonesia, sangat tidak sesuai dengan kepribadian bangsa yang ketimuran. Budaya Indonesia yang memiliki budaya ketimuran sangat berbeda dengan kebudayaan barat. Pornografi dapat merusak moral generasi penerus bangsa. 

 Menurut saya, pornografi lebih banyak menimbulkan dampak negatif dari pada dampak positif yang dapat merusak moral bangsa.

PENDEKATAN TRADISIONAL UNTUK PERUMUSAN TEORI AKUNTANSI


 A.     Hakikat Akuntansi: Berbagai Pandangan
Akuntansi sebagai seni maupun sebagai aktivitas jasa dan secara tidak langsung menyatakan bahwa akuntansi mencakup sekumpulan teknik yang dianggap bermanfat untuk suatu bidang tertentu. The Handbook of Accounting mengidentifikasi berbagai bidang yang memanfaatkan akuntansi yaitu: laporan keuangan, penentuan dan perencanaan pajak, audit independent, system-sistem pemrosesan data dan informasi, akuntansi biaya dan manajemen, akuntansi pendapatan nasional, dan konsultasi manajemen.
            Para akuntan memiliki pandangan yang berbeda-beda tentang proses akuntansi dalam menguraikan perbedaan teori-teori akuntansi. Beberapa pandangan tersebut antara lain:
1.      Akuntansi sebagai ideologi
Ideologi merupakan pandangan umum yang terlepas dari wawasannya yang perihal dan mungkin penting, mencegah kita untuk memahami masyarakat di mana kita tinggal dan kemungkinan untuk mengubahnya.
Akuntansi dipandang sebagai suatu fenomena ideology sebagai suatu sarana untuk mempertahankan dan melegimitasi aturan-aturan social, ekonomi dan politik yang berlaku saat ini.
Persepsi akuntansi sebagai instrument rasionalitas ekonomi digambarkan dengan sangat baik oleh Weber, yang mendefinisikan rasionalitas formal dari suatu tindakan ekonomi sebagai “tingkat samapi sejauh mana perhitungan kuantitatif atau akuntansi mungkin dilakukan secara teknis dan secara nyata dapat diterapkan”
2.      Akuntansi sebagai bahasa
Akuntansi adalah satu alat mengkomunikasikan informasi suatu bisnis. Persepsi akuntansi sebagai bahasa ini juga diakui oleh profesi akuntansi, yang menerbitkan bulletin terminilogi akuntansi. Hal ini juga diakui dalam literature empiris, yang mencoba untuk mengukur komunikasi dari konsep akuntansi.
Hal itu mungkin dapat dibuktikan sebagai berikut :
a.       Symbol / Karakter Leksikal dari suatu bahasa adalah unit-unit atau kata-kata “yang memiliki arti” dan dapat diidentifikasikan dalam bahasa mana pun.
b.      Aturan tata bahasa dari suatu bahasa mengacu pada pengaturan sintaksis pada bahasa apa pun.
3.      Akuntansi sebagai catatan historis
Umumnya, akuntansi telah dipandang sebagai suatu sarana penyediaan sejarah/historis (history) suatu organisasi dan transaksi-transaksinya dengan lingkungannya. Baik bagi pemilik maupun pemegang saham perusahaan, pencatatan akuntansi menyediakan suatu sejarah kepengurusan manjer terhadap sumber daya pemilik. Binberg membedakannya menjadi empat periode :
a.       Periode Pemeliharaan Murni
b.      Periode Pemeliharaan Tradisional
c.       Periode Utilisasi Aktiva
d.      Periode Terbuka
4.      Akuntansi sebagai realitas ekonomi masa kini
Akuntansi juga telah dipandang sebagai suatu sarana untuk mencerminkan realitas ekonomi masa kini. Tesis utama dari pandangan ini adalah bahwa baik neraca maupun laporan laba rugi harus didasarkan pada suatu basis penilaian yang lebih mencerminkan kenyataan ekonomi daripada biaya historis. Tujuan utama dari gambaran akuntansi ini adalah penentuan laba yang sebenarnya, suatu konsep yang mencerminkan perubahan kesejahteraan perusahaan pada suatu periode waktu.
5.      Akuntansi Sebagai Sistem Informasi
Akuntansi sebagai proses yang menghubungkan sumber informasi atau transmitter (biasanya akuntan), saluran komunikasi, dan sekumpulan penerima (pengguna eksternal). Pandangan ini memberikan manfaat yang penting baik secara konseptual maupun secara empiris, (1) pandangan ini mengasumsikan bahwa system akuntansi merupakan satu-satunya system pengukuran formal dalam organisasi, (2) pandangan ini memunculkan kemungkinan desain system akuntansi yang optimal yang memiliki kemampuan untuk menghasilkan informasi yang bermanfaat.
6.      Akutansi sebagai komoditas
Akutansi juga dipandang sebagai suatu komoditas yang merupakan hasil dari suatu aktivitas ekonomi. Akutansi ada karena terdapat permintaan akan informasi khusus dan akuntan mau dan mampu untuk menghasilkannya.
7.      Akutansi sebagai mitos
Akutansi menciptakan mitos yang merupakan cara mudah memahami dunia ekonomi dan menjelaskan fenomena kompleks. Melalui akutansi, suatu fenomena ekonomi kompleks diterjemahkan bagi para pengguna dengan cara yang lebih mudah dan dapat dimengerti, sehingga menciptakan lebih banyak mitos dari pada kenyataan.
8.      Akutansi sebagai alasan logis
Akutansi mungkin digunakan untuk melekatkan makna terhadap peristiwa dan karenanya menyediakan suatu justifikasi bagi kejadian mereka di masa mendatang, dengan adanya ketidaktepatan dan ketidakpastian yang melingkupi kebanyakan angka akutansi, akutansi mungkin digunakan sebagai suatu cara untuk melegimitasi pemunculannya. Oleh sebab itu, akutansi menjadi suatu perisai jaminan atau sertifikasi otoritas terhadap angka tersebut dan menyediakan suatu alas an pemikiran atas tindakan yang berdasar pada angka tersebut.
9.      Akuntansi sebagai perumpamaan
Akuntansi memberikan kontribusi terhadap penciptaan suatu gambaran atau citra dari organisasi. Akuntansi bertindak sebagai suatu gambaran organisasi melalui peristiwa yang telah diseleksi dan transaksi yang terjadi di organisasi. Konsekuensinya adalah timbul perasaan akan pentingnya akuntansi dan konsepsi tertentu mengenai realitas organisasi.
10.  Akuntansi sebagai percobaan
Akuntansi cukup fleksibel untuk mengekomodasi berbagai situasi, mengadaptasi solusi-solusi baru untuk masalah baru, dan beradaptasi terhadap kasus-kasus yang paling kompleks. Perusahaan-perusahaan dapat melakukan percobaan melalui pemakaian data, teknik, laporan atau pengungkapan akuntansi yang berbeda agar sesuai dengan lingkungan tertentu yang mereka miliki dan untuk beradaptasi terhadap kondisi yang berubah, dan bukannya terhamnat atau terpaku kepada pendekatan konvensional yang sama. Akuntansi merupakan percobaan terutama ketika ia bersifat sukarela, inovatif dan tentative.
11.  Akuntansi sebagai distorsi
Karena akuntansi digunakan untuk mengendalikan atau memengaruhi tindakan-tindakan baik dari pengguna internal maupun eksternal, akuntansi menjadi sasaran ideal bagi pihak-pihak yang mencoba untuk memanipulasi arti dari pesan yang akan dilihat oleh pengguna. Terdapat empat kelompokyang mungkin memengaruhi atau dipengaruhi oleh pesan-pesan akuntansi : subjek yang perilakunya memberikan data bagi pesan-pesan akuntansi, akuntan yang menyiapkan data, akuntan yang memeriksa data dan penerima data.
Tindakan disfungsional berupa manipulasi data ini disebut sebagai gangguan suara. Metode yang digunakan untuk mendistorsi system informasi dapat diklasifikasikan menjadi enam kategori besar berikut ini :
a.       Perataan atau penghalusan : mencakup proses pengubahan arus data alami atau terencana tanpa mengubah aktivitas actual dari organisasi.
b.      Pembiasan : mencakup proses pemilihan tanda-tanda yang memiliki kemungkinan paling besar untuk diterima dan dipilih oleh pengirim.
c.       Pemfokusan : mencakup proses baik penguatan ataupun pelemahan aspek-aspek tertentu dari sekumpulan informasi.
d.      Permainan : mencakup proses menyelesaikan aktivitas-aktivitas oleh pengirim sehingga menyebabkan terkirimnya pesan.
e.       Penyaringan : mencakup proses pemilihan aspek-aspek tertentu yang menguntungkan dari serangkaian informasi yang sama berharganya dari komunikasi melalui pengumpulan, penyajian, agregasi, penahanan, atau penundaan.
f.        Tindakan illegal : mencakup proses pemalsuan data dan akibatnya melanggar hukum privat atau public.
B.     Penyusunan dan Verifikasi Teori
Walaupun akuntansi merupakan sekumpulan teknik yang dapat digunakan dalam bidang spesifik, namun praktiknya dilakukan dalam kerangka konseptual implicit yang terdiri dari prinsip-prinsip dan praktik-praktik yang telah diterima oleh profesi, dikarenakan oleh kegunaan dan logika yang dikandungnya. Petunjuk yang disebut sebagai ‘prinsip-prinsio akuntansi berterima umum/PABU’ (Generally Accepted Accounting Principles/GAAP) ini mengarahkan profesi akuntansi dalam pemilihan teknik-teknik akuntansi dan dalam penyiapan laporan keuangan dengan suatu cara yang dianggap sebagai praktek terbaik. Teori seharusnya tunduk terhadap pengujian yang bersifat logis dan empiris untuk membuktikan keakuratannya. Jika suatu teori bersifat matematis, pembuktian sebaiknya diprediksi melalui konsistensi logis. Apabila teori didasarkan pada fenomena fisik atau social, pembuktiannya sebaiknya diprediksi melalui hubungan antara kejadian-kejadian dan observasi-observasi sesungguhnya yang digunakan untuk membuat kesimpulan. Suatu teori akuntansi seharusnya dapat menjelaskan dan memprediksi fenomena akuntansi yang ada: saat sejumlah fenomena muncul, fenomena-fenomena tersebut diharapkan dapat membuktikan kebenaran teori tersebut.
C.     Hakikat Teori Akuntansi
Tujuan utama dari teori akuntansi adalah memberikan basis bagi peramalan dan penjelasan perilaku dan peristiwa akuntansi. Kita asumsikan, sebagai salah satu pasal dari kepercayaan, bahwa teori akuntansi adalah suatu hal yang mungkin. Teori didefinisikan sebagai “ suatu rangkaian gagasan, difinisi dan usulan yang saling berhubungan yang melambangkan suatu pandangan sistematis atas fenomena melalui penentuan hubungan yang ada diantara variable-variabel dengan tujuan untuk menjelaskan dan meramalkan fenomena.
D.    Metodologi dalam Perumusan Teori Akuntansi
Kita sekarang telah menetapkan bahwa suatu teori akuntansi adalah mungkin jika (1) teori memberikan suatu kerangka referansi seperti yang disarankan oleh Hendriksen, dan (2) teori mencakup tiga elemen : pengodean fenomena ke dalam penyajian simbolis, manipulasi atau kombinasi yang mematuhi ataran tertentu, dan penerjemahan kembali ke fenomena dunia nyata, seperti yang disarankan oleh McDonald.
Akuntansi adalah suatu seni yang tidak dapat diformalisasikan dan bahwa metodologi yang digunakan dalam formulasi suatu teori akuntansi secara tradisional adalah usaha untuk menjustifikasikan apa yang telah terjadi dengan memodifikasikan praktek-praktek akuntansi. Teori tersebut dinamakan akuntansi deskriptif. Sedangkan akuntansi normative adalah teori akuntansi berusaha untuk menjustifikasikan apa yang seharusnya terjadi, bukan apa yang terjadi. Inventory of Generally Accepted Accounting Principles for Bussiness Enterprise (Paul Grady), Accounting Priciples Board (APB) Statement No 4 merupakan bentuk pendekatan deskriptif dalam akuntansi. A Statement of Basic Accounting Theory (American Accounting Association) merupakan bentuk pendekatan normative dari akuntansi.
E.     Pendekatan untuk Perumusan Teori Akuntansi
Walaupun belum ada satupun teori akuntansi yang komprehensif, namun berbagai teori akuntansi yang bersifat menengah atau setengah jadi telah dihasilkan melalui sejumlah pendekatan yang berbeda. Untuk menjamin kejelasan, kita akan membatasi diskusi dalam bab ini hanya pada pendekatan tradisional untuk menyusun teori akuntansi. Pendekatan-pendekatan tradisional ini meliputi:
1. Non Teoritis, praktis, atau pragmatis
2. Teoritis ;
a) Deduktif
b) Induktif
c) Etis
d) Sosiologi
e) Ekonomi
f) Seklektif

a.      Pendekatan nonteoretis.
Adalah suatu pendekatan pragmatis dan pendekatan kekuasaan.pendekatan pragmatis terdiri atas penyusunan suatu teori yang ditandai oleh kesamaan dengan praktik di dunis nyata yang berguna dalam artian memberikan solusi yang sifatnya praktis. Sedangkan pendekatan kekuasaan untuk merumuskan suatu teori akuntansi yang terutama dipergunakan oleh organisasi professional terdiri atas penerbitan pernyataan sebagai regulasi dari praktik-praktik akuntansi.
Pendekatan teori akuntansi merasionalisasikan pilihan dari teknik-teknik akuntansi yang berdasarkan atas pemeliharaan persamaan akuntansi. Pernyataan neraca biasanya dinyatakan sebagai :
AKTIVA = KEWAJIBAN + EKUITAS
Persamaan laba akuntansi biasanya dinyatakan sebagai :
LABA AKUNTANSI = PENDAPATAN –BEBAN
b.      Pendekatan deduktif
Pendekatan deduktif dalam penyususnan teori manapun diawali dengan dalil dasar dan diteruskan dengan pengambilan kesimpulan logis mengenai subjek yang dipertimbangkan. Langkah yang dipergunakan untuk memperoleh pendekatan dediktif akan meliputi : (1) menentukan tujuan dari laporan keuangan (2) memilih “postulat” dari akuntansi (3) menghasilkan “prinsip” dari akuntansi (4) mengembangkan “teknik” dari akuntansi
c.       Pendekatan Induktif
Pendekatan induktif dari penyususnan sebuah teori diawali dengan observasi dan pengukuran serta berlanjut pada kesimpulan umum. Pendekatan induktif untuk suatu teori mencakup empat tahap : (1) mencatat seluruh observasi (2) menganalisis dan mengklasifikasikan observasi ini untuk mendeteksi danya hubungan yang berulang kembali. (3) penurunan induktif dari generalisasi dan prinsip akuntansi dari observasi yang menggambarkan hubungan berulang. (4) menguji generalisasi.
Menarik untuk diingat bahwa walaupun pendekatan deduktif diawali dengan dalil umum, formulasi dari dalil sering diselesaikan dengan alas an induktif, dikondidikan oleh pengetahuan penulis, dan pengalamannya dengan praktik akuntansi.
d.      Pendekatan etis
Inti dasar dari pendekatan etis adalah terdiri dari konsep kewajaran, keadilan, ekuitas dan kenyataan. Konsep tersebut merupakan criteria utama dari D.R Scott untuk perumusan teori akuntansi.
e.      Pendekatan sosiologi
Pendekatan sosiologi bagi perumusan teori akuntansi menekankan pengaruh social dari teknik akuntansi. Hal ini merupakan pendekatan etis yang berpusat pada suatu konsep dari kewajaran yang lebih luas, kesejahteraan social. Berdasar pada pendekatan sosiologi, prinsip atau teknik akuntansi yang ada dievaluasi untuk penerimaan dari dasar pengaruh laporannya terhadap seluruh kelompok dalam komunitas.
f.  Pendekatan ekonomi
Pendekatan ekonomi dalam merumuskan suatu teori akuntansi menekankan pada pengendalian perilaku dari indicator-indokator makro ekomoni yang dihasilkan oleh adopsi dari berbagai teknik akuntansi. Ketika pendekatan etis berfokus pada suatu konsep “kewajaran” dan pendekatan sosiologi pada suatu konsep “ kesejahteraan social”, pendekatah ekonomi berfokus pada suatu konsep dari “ kesejahteraan ekonomi umum”.
Konsekuensi ekonomi dari laporan keuangan termasuk, antara lain : (1) dintribusi kesejahteraan (2) tingkat resiko agragat dan alokasi resiko diantara individu (3) konsumsi dan produksi agregat (4) alokasi sumber daya antar perusahaan (5) penggunaan sumber daya untuk produksi, sertifikasi, penyebaran, pemrosesan, analisis dan interpretasi dari informasi keuangan (6) penggunaan sumber daya dalam pengembangan, penyesuaian, penekanan, dan litigasi dari regulais, dan (7) penggunaan dari sumber daya dalam sektor privat mencari informasi.

F.      Pendekatan Selektif untuk Perumusan Teori Akuntansi
Secara umum, perumusan siatu teori akuntansi dan pengembangan prinsip-prinsip akuntansi telah mengikuti pendekatan selektif, atau kombinasi dari berbagai pendekatan. Pendekatan selektif ini telah memberikan peningkatan kepada pendekatan baru yang sedang diperdebatkan dalam literature : pendekatan peraturan, pendekatan perilaku serta pendekatan kejadian, prediksi da positif.


 KESIMPULAN

Pendekatan tradisonal terhadap perumusan suatu teori akuntansi telah menggunakan:

  1. metodologi metodologi normative atau metodologi deskriptif,
  2. suatu pendekatan teoritis atau nonteoritis,
  3. sutu bentuk alasan deduktif atau induktif, dan
  4. telah berfokus pada suatu konsep “kewajaran”, “kesejahteraan social”, atau “kesejahteraan ekonomi”.

Pendekatan tradisional telah berubah secara perlahan menjadi pendekatan selektif dan mulai digantikan oleh pendekatan – pendekatan yang lebih baru.


 DAFTAR PUSTAKA
Belkaoui, Ahmed Riahi. 2006. “Accounting Theory, Teori Akuntansi edisi 5”. Cengage Learning. Jakarta. Penerbit: Salemba Empat.
www.google.co.id/pendekatantradisionaluntukperumusanteoriakuntansi

Minggu, 20 Mei 2012

OpenOffice 3.30.

       Anda mencari Software Legal dan Resmi alternatif pengganti MS Office ?
       Jangan khawatir ada OpenOffice. Program OpenSource Office yaitu Open Office adalah  Software 100 % gratis ini cukup bagus dan compatible untuk digunakan sebagai Pengganti Program Mocrosoft Office.
      Software Gratis OpenOffice sebagai alternatif pengganti MS Office ini di susun pertama kali pada 30 April 2002, menggunakan Cross-platform dan ditulis menggunakan C++ dan Java. Software Gratisan ini serba bisa di install berbagai Operating System, antara lain Microsoft Windows, Mac OS X, Linux,BSD, dan Unix.
        Saat ini OpenOffice buatan openoffice.org sudah meluncurkan Open Office Versi 3.30. Open Office ini terdiri dari beberapa aplikasi antara lain :
  • OpenOffice Writer (.dot) yang merupakan padanan dari Microsoft Word
  • OpenOffice Calc (.ods) Yang merupakan padanan dari Microsoft Excel
  • OpenOffice Impress (.odp) yang merupakan padanan dari Microsoft Power point
  • OpenOffice Base (.sdb) yang juga merupakan padanan dari Microsoft Office Access.
Disamping itu pada Software OpenOffice ini juga terdapat aplikasi lain yaitu :
  • OpenOffice Draw aplikasi bagian dari OpenOffice ini  fungsinya mirip dengan Software Aplikasi Corel Draw.
  • OpenOffice Math merupakan  aplikasi yang bisa digunakan untuk membuat dan mengedit formula matematika yang serupa dengan aplikasi Microsoft Equation Editor.

                                Download Free Software Open Office di situs resminya di :

Dari segi fungsi dan tampilan Open Office Software gratis Alternatif pengganti MS Office ini cukup bagus dan juga mudah digunakan seperti Program pada Software Microsoft Office.
Selain itu Software Office gratisan ini mempunyai Kelebihan yaitu OpenOffice ini bisa membuka dan menyimpan kedalam file ber Format Microsoft Office.




VideoLAN Client (VLC)

         VLC Media Player merupakan perangkat lunak (software) pemutar beragam berkas (file) multimedia, baik video maupun audio dalam berbagai format, seperti MPEG, DivX, Ogg, dan lain-lain. VLC Media Player juga dapat digunakan untuk memutar DVD,VCD, maupun CD. VLC Media Player bersifat sumber terbuka (open source) dan tersedia untuk berbagai sistem operasi. Mulai dari Microsoft Windows, beragam distro Linux, Mac OS, dan beberapa sistem operasi lainnya.
       Salah satu kelebihan yang paling menonjol dari VLC Media Player adalah kelengkapan codec yang dimiliki. Dengan kata lain, VLC dapat memutar hampir seluruh jenis berkas audio maupun video yang ada.
VLC Media Player adalah program multimedia player yang sangat portabel. Singkatnya, program ini bisa dipakai untuk memutar berkas multimedia, baik yang ada di komputer, keping CD atau DVD, hingga untuk streaming di internet.
       Di balik tampilan programnya yang sederhana, pemutar berkas multimedia ini dilengkapi dengan beragam fitur tambahan, seperti kemampuan subtitle, tag format, konversi, filter, skin, dapat dioperasikan melalui berbagai interface, tersedia dalam bahasa Indonesia, dan masih banyak lagi. Bahkan, program ini juga bisa dijadikan sebagai server untuk kebutuhan streaming di jaringan lokal dan internet.
      Jika ingin mendapatkannya dapat mendownloadnya  disini

Free Download Manager


FDM (Free Download Manager) bisa digunakan sebagai pengganti IDM (Internet Download Manager) yang memang IDM ini cukup handal dalam urusan mendownload
      Salah-satu keunggulannya: selain mempercepat download/unduh, juga jika file yang sedang didownload/diunduh terputus bisa dilanjutkan kembali tanpa mengulang dari awal (tergantung koneksi internet dan dukungan server).
       Tapi, untuk bisa menggunakan IDM kita harus mengeluarkan isi dompet maksudnya   alias tidak gratis (shareware).
      Anda ingin software sejenis IDM yang gratis?. Gunakan saja FDM. Untuk download/unduh FDM (Free Download Manager), silahkan KLIK DISINI.
     Meskipun gratis (freeware), FDM tidak kalah dibandingkan dengan software/aplikasi download manager berbayar (shareware), bahkan mempunyai fungsi tambahan yang tidak dimiliki oleh sofware/aplikasi lain (untuk saat ini). Bahkan FDM ini juga telah banyak mendapat penghargaan. 
Fitur:
  • GNU General Public License: dirilis dengan lisensi GNU; 
  • Mendukung BitTorrent: Mendownload/mengunduh file menggunakan protokol BitTorrent (tersedia untuk Windows 2000/XP/2003/Vista); 
  • Upload Manager: Mengupload/mengunggah file atau folder secara mudah untuk berbagi dengan pengguna lain; 
  • Download/Unduh Video Flash: Mendownload/mengunduh video dari situs video seperti Youtube, Google Video, dll. yang dapat disimpan dalam format .flv atau dikonversi ke format lain; 
  • Remote Control: Membuat downloads/unduhan baru atau melihat daftar downloads/unduhan yang aktif dan selesai secara remote, via internet atau intranet; 
  • Mode Portable: Dapat digunakan pada komputer berbeda tanpa harus melakukan instalasi dan konfigurasi kembali, kita dapat membuat versi portable-nya; 
  • Peningkatan Dukungan File Audio/Video: Menampilkan file audio/video sebelum proses download/unduh selesai dan mengkonversi format file setelah proses download/unduh; 
  • 100% Gratis dan Aman: Free (gratis), open-source (terbuka) yang didistribusikan dibawah lisensi GPL; 
  • Mempercepat Download/Unduh: Membagi file dalam beberapa bagian dan mendownload/mengunduhnya secara bersamaan, memungkinkan pengguna menggunakan berbagai jenis koneksi pada kecepatan maksimum; 
  • Meneruskan Download/Unduh yang Terganggu (Resume): Ketika sebuah file yang sedang didownload/diunduh terinterupsi (terganggu/terputus), kita tidak perlu mengulang dari awal, cukup meneruskan proses download/unduh sepanjang server mendukung; 
  • Manajemen File dan Penjadwalan: Kemudahan untuk mengorganisasi file-file yang didownload/diunduh berdasarkan tipe file-nya, menempatkan pada folder tertentu. Penjadwalan memungkinkan kita memulai dan berhenti pada waktu yang ditentukan; 
  • Menyesuaikan Penggunaan Trafik: Terdapat beberapa mode trafik yang dapat digunakan; 
  • Site Explorer: Menampilkan struktur folder website dan mendownload/mengunduh file dan folder yang diperlukan; 
  • HTML Spider: Dapat mendownload/mengunduh keseluruhan isi halaman ataupun website dan dapat disesuaikan untuk ekstensi file tertentu; 
  • Mendownload/mengunduh secara stimulan dari beberapa mirror; 
  • Memungkinkan mendownload/mengunduh sebagian yang diperlukan dari file zip; 
  • Proteksi dari spyware dan adware melalui komunikasi antar pengguna; 
  • Dukungan multi bahasa. 
Catatan: 
Pada dasarnya, kecepatan proses download/unduh ditentukan oleh kecepatan akses/koneksi internet (bandwidth) yang digunakan. Meskipun ada beberapa trik N tips untuk mempercepat koneksi internet, namun jika koneksi internet kurang bertenaga, maka kita pun tidak bisa berbuat apa-apa.

HJSplit

Hjsplit merupakan sebuah software yang digunakan untuk memecah file video dalam ukuran besar menjadi beberapa bagian. Hjsplit juga bisa digunakan untuk menggabungkan beberapa file video menjadi satu bagian. Berikut Tutorial cara menggabungkan file dengan menggunakan HJsplit. Harap dibaca dan dipahami sebaik mungkin karena selama ini cara menggabungkan file dengan HJ-Split ini cukup banyak ditanyakan.
1. Jika anda belum mempunyai HJ-Split dapat di download disini
2. Setelah download, jalankan HJ-Split tersebut (klik hjsplit.exe 2 kali, aplikasi ini tak perlu diinstall), kemudian akan muncul gambar seperti dibawah.
3. Klik tombol Join seperti yang dilingkari diatas, dan akan muncul gambar seperti dibawah :
4. Sebelumnya pastikan file yang akan dijoin (file berekstensi .001, .002, dst) sudah berada dalam folder yang sama.
5. Tekan tombol input file, lalu cari file 001 yang ingin anda gabungkan (Hanya file 001, file 002 dst tidak perlu dimasukkan dan akan terdeteksi secara otomatis oleh HJSplit), kemudian klik open (lihat gambar dibawah).
6. Di tombol Output tentukan dimana file hasil join akan anda simpan, secara default letak file hasil join akan disamakan dengan lokasi dari file 001.
7. Setelah selesai, klik tombol start dan tunggu sampai selesai.

Sabtu, 19 Mei 2012

Cara Membuat blog

Bagaimana cara membuat blog??..
sebelumnya wajib memiliki email dan jika sudah mempunyai email langsung saja ikuti langkah - langkah membuat blog di bawah ini:1. buka browser dan masuk ke blogger.com 

2.klik Get Started
3.anda akan diminta untuk mengisi form pendaftaran dan anda harus mengisinya dengan lengkap, kemudian klik tombol Lanjutkan

4. Pada langkah keempat ini anda disuruh untuk member nama dan alamat blog, isikan nama blog dan alamat blog sesuai dengan keinginan sobat. Jika sudah klik tombol Lanjutkan

5. langkah selanjutnya yaitu memilih tampilan blog, pilih tampilan yang anda inginkan dan klik Lanjutkan

6. Sekarang blog anda sudah jadi..


mudah kan??..memang sangat mudah dan simpel sekali dalam membuat blog menggunakan blogger. Sekarang tahap menulis blog(blogging). Untuk memulai menuliskan blog (blogging) ikuti langkah berikut ini:
1. pada langkah ke-lima tadi klik tombol Mulai Blogging.
2. kemudian anda akan dihadapkan pada sebuah form sebagai tempat menulis blog seperti terlihat pada gambar dibawah ini.

3. setelah mengisikan judul dan deskripsi atau tulisan di blog anda klik tombol Terbitkan Entri untuk mempublikasikannya.
4. Selesai...